ANIMALIA
1. BELIBIS KEMBANG
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Aves
Ordo : Anseriformes
Family : Anatidae
Genus : Dendrocygna
Spesies : Dendrocygna arcuata
Morfologi
Belibis Kembang adalah spesies
burung yang mempunyai paruh, berdarah panas, dan membiak dengan cara bertelur.
Burung ini banyak hidup didaerah rawa-rawa dihutan, makanan favoritenya adalah
ikan-ikan kecil yang hidup di rawa. Dalam kehidupannya burung ini biasa
berkelompok andai ditemui burung ini sendiri berarti besar kemungkinan
kelompoknya sudah habis atau bisa juga tertinggal dari kelompoknya. Dilihat
sekilas burung ini sangat mirip dengan bebek jawa, atau bebek petelur, namun
belibis kembang dalam kegiatannya lebih gesit gerakannya dari bebek jawa
meskipun didaerah sumatra burung ini sering disebut dengan burung belibis saja
atau bebek hutan
Manfaat/kegunaan.
Di Indonesia burung Belibis banyak digemari untuk di
konsumsi sebagai makanan atau menu diet.
2. KANGURU
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mammalia
Ordo : Diprotodontia
Famili
: Macropodidae
Genus : Thylogale
Spesies : Thylogale brunii
Morfologi
Merupakan
jenis kangguru terkecil yang ada di dunia. Beratnya antara 3-6 kilogram, tetapi
ada juga yang 10 kilogram. Panjang tubuhnya sekitar 90 sentimeter dengan lebar
sekitar 50 sentimeter. Satwa langka yang dilindungi ini adalah hewan endemik
Papua, dan hanya terdapat di Papua di kawasan dataran rendah di hutan-hutan di
wilayah Selatan Papua, dan Papua Niugini. Di Indonesia Thylogale brunii terdapat
antara lain di Taman Nasional Wasur.
Manfaat
Kantong
kanguru digunakan sebagai acuan untuk ibu-ibu di Indonesia dalam membuat
gendongan bayi untuk bayinya.
3. RUSA TUTUL
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mammalia
Ordo : Artiodactyla
Family : Cervidae
Genus : Axis
Spesies : Axis axis
Morfologi
Rusa totol mempunyai tinggi
tubuh sekitar 90-100 cm. Rusa totol dewasa mempunyai berat antara 50-70 kg
untuk rusa jantan dan 40-50 kg untuk rusa betina. Rusa jantan memiliki tanduk
yang bercabang hingga mencapai 75 cm tingginya. Rusa totol (Axis axis)
merupakan hewan herbivora yang menyukai segala jenis tumbuhan terutama rumput
dan dedaunan. Rusa totol dewasa (pubertas) pada umur 10-15 bulan (rusa
betina) dan pada jantan pada umur 12-16 bulan (pada jantan). Seekor rusa betina
akan bunting selama 234 hari, dan mempunyai jarak antar kelahiran sekitar 275
hari. Usia rusa yang menjadi ikon Istana Bogor ini berkisar antara 20-30 tahun.
Manfaat
Tanduk dan kepala rusanya digunakan
atau diambil sebagai hiasan atau panjangan di dinding rumah.
4. KUDA
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mammalia
Ordo : Perissodactyla
Family : Equidae
Genus : Equus
Spesies : Equus caballus
Morfologi
Kuda memiliki tubuh yang
tertupi rambut walaupun pada tubuhnya rambut tersebut tidak terlihat jelas.
Rambut-rambut tersebut berfungsi sebagai pelindung tubuh dari pengaruh panas
dan dingin. Pada bagian atas antara
kepala dengan leher terdapat rambut yang tebal dan banyak, begitu juga pada
bagian ekor.
Hampir
sama juga dengan hewan lainnya pada kelas mamalia, kuda memiliki mata, hidung, mulut, daun
telinga, berkaki empat, dan mempunyai ekor.
Kuda memiliki jari yang ganjil sehingga
termasuk kedalam kelompok mamalia berjari ganjil (perisodactya) dan
disetiap kaki hanya memiliki satu kuku (berkuku satu). Pada kuda betina memiliki kelenjar
susu/mammae (glandulamammae).
Manfaat
a. Daging
Daging
Kuda ini mempunyai manfaat yang sangat banyak karena banyak mengandung protein.
Daging Kuda ini tidak membahayakan bagi kesehatan, justru daging ini akan
memberi banyak manfaat untuk kesehatan kita, seperti:
• Menyembuhkan pegal-pegal, linu, dan reumatik
• Menyembuhkan penyakit asma.
• Menyembuhkan kaligata.
• Menyembuhkan epilepsi.
• Menambah vitalitas tubuh
• Menyembuhkan pegal-pegal, linu, dan reumatik
• Menyembuhkan penyakit asma.
• Menyembuhkan kaligata.
• Menyembuhkan epilepsi.
• Menambah vitalitas tubuh
b. Susu
Kaya vitamin
Kandungan
vitamin susu kuda lebih banyak daripada susu sapi. Vitamin dan mineral yang
terkandung dalam susu kuda antara lain: Vitamin A, B2, B6, B12, C, E, zat
besi, kalsium, kalium dan magnesium.
Menyembuhkan radang usus
Para peneliti
dari Universitas Jena di Jerman menemukan bahwa susu kuda membantu mengatasi
gangguan radang usus besar, yang biasanya ditandai dengan diare hebat bercampur
darah.
Radang usus
dapat timbul karena terlalu banyak bakteri buruk di dalam usus. Bakteri itu
menciptakan racun yang mengiritasi dinding usus dan diserap ke dalam darah. Hal
ini pada gilirannya menimbulkan diare atau sembelit, usus bergejolak, perut
kembung, mual dan meningkatkan produksi asam lambung. Susu kuda merangsang
pertumbuhan bakteri baik dalam usus, sehingga bakteri buruk tidak dapat
berkembang lebih lanjut dan zat-zat beracun dalam darah bisa dibuang.
Cocok sebagai pengganti
susu sapi
Kata Dr Rene
Madeleyn dari departemen pediatrik di RS Filder di Stuttgart: “susu kuda yang
mengandung banyak antibodi penetralisir bakteri dan virus ini adalah susu hewan
paling mirip dengan susu manusia. Kami sering memberikannya kepada bayi
prematur untuk meningkatkan kekuatan dan kekebalan.”
Susu kuda
sangat mirip dengan air susu ibu
baik dari segi kandungan gizi maupun komposisinya. Selain susu kambing, susu
kuda dapat menjadi alternatif bagi bayi yang alergi terhadap susu
sapi. Namun berhati-hatilah dalam memilih produknya karena bila
penyiapannya tidak steril maka dapat berbahaya bagi bayi. Konsultasikan dengan
dokter Anda sebelum memberikan susu kuda kepada bayi.
Menyembuhkan eksim
Eksim adalah
salah satu penyakit kulit paling umum yang menyebabkan infeksi lokal yang
ditandai dengan gatal, kemerahan, bengkak dan lecet. Susu kuda yang dikentalkan
dan dicampur dengan
lidah buaya dapat mengurangi gejala eksim hingga 30%.
Lebih awet
Susu kuda mengandung komponen
antibakteri alami sehingga membuat susu menjadi awet.
2. LANDAK JAWA
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mammalia
Ordo : Rodentia
Genus : Hystrix
Spesies : Hystrix javanica
Morfologi
Ciri-ciri fisik
yang khas pada landak Jawa adalah tubuhnya yang diselimuti rambut halus
(seperti rambut pada mamalia lain), rambut peraba, dan duri. Rambut halus dan duri
terdapat di seluruh bagian tubuh landak, kecuali pada bagian hidung, mulut,
daun telinga, dan telapak kaki. Fungsi dari rambut halus adalah sebagai
pelindung dari cuaca panas maupun dingin, membantu mengatur proses homeostatis tubuh, dan sebagai
reseptor sensoris.
Rambut peraba berwarna hitam dan putih terdapat di bawah hidung dan di sekitar
pipi landak. Rambut peraba merupakan rambut khusus yang tumbuh dari folikel hipodermis. Folikel-folikel
tersebut dikelilingi oleh saraf yang responsif terhadap rangsangan mekanik
seperti sentuhan atau gerakan.
Pada bagian
kepala, tubuh dan ekor ditutupi oleh duri yang tebal dan kaku yang panjangnya
dapat mencapai 20 cm. Duri tersebut berwarna kecoklatan atau kehitaman,
seringkali terdapat band putih pada duri landak. Setiap duri yang ada pada
tubuh landak tertanam di dalam kulit. Duri melekat pada otot yang berfungsi
sebagai penarik duri tersebut ke atas (penegang) ketika ada ancaman yang
mendekat.
Duri-duri
pertahanan landak akan ditegangkan ketika landak merasa terancam oleh predator.
Landak mampu menghempaskan duri-duri pertahanannya ke tubuh predator ketika
predator mendekati landak. Duri-duri pertahanan tersebut dapat terlepas dan
menancap pada tubuh predator. Duri-duri yang hilang tersebut akan diganti
dengan duri-duri yang baru. Duri-duri baru ini akan tetap berada atau tertanam
di dalam kulit sampai tumbuh sempurna. Pertumbuhan duri baru akan sama dengan
proses pertumbuhan rambut pada umumnya.
Manfaat
Daging landak untuk
meningkatkan vitalitas pria memang telah teruji kebenarannya. Namun, sebenarnya
tidak hanya dagingnya saja yang bermanfaat. Hati landak pun ternyata bisa
mendatangkan manfaat seperti mengobati penyakit asma.
3. SINGA
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata (mempunyai penyokong tubuh dalam)
Kelas : Mammalia (mempunyai kelenjar susu)
Ordo : Carnivora (pemakan daging)
Familia : Felidae (kucing dan kucing besar)
Genus : Panthera
Spesies : Panthera leo
Filum : Chordata (mempunyai penyokong tubuh dalam)
Kelas : Mammalia (mempunyai kelenjar susu)
Ordo : Carnivora (pemakan daging)
Familia : Felidae (kucing dan kucing besar)
Genus : Panthera
Spesies : Panthera leo
Morfologi
Singa merupakan
hewan yang hidup dalam kelompok. Biasanya terdiri dari seekor jantan dan banyak
betina. Kelompok ini lantas menjaga daerah kekuasaannya. Berat Singa kurang
lebih antara 150 kg (betina) dan 225kg (jantan).
Umurnya antara 10 sampai 15 tahun di hutan. Tetapi jika dipelihara bisa sampai
20 tahun.
Singa betina
jauh lebih aktif dalam berburu, sedangkan Singa jantan lebih santai dan selalu
bersikap menunggu dan meminta jatah dari hasil buruan para betinanya.
Singa jantan
dipercaya lebih unggul dan perkasa dibandingkan dengan kucing-kucing
besar lainnya,tetapi kelemahan singa ialah tidak bisa memanjat pohon
sebagus kucing-kucing besar lainnya.
Singa jantan di
tumbuhi bulu tebal disekitar tengkuknya, hal ini lebih menguntungkan untuk
melindungi tengkuknya, terutama dalam perkelahian bebas antara kucing besar,
yang terkenal dengan selalu menerkam tengkuk untuk melumpuhkan musuhnya.
Manfaat
Taring dan kuku
singa banyak digunakan untuk aksesoris atau perhiasan yang digunakan untuk
manusia. Bulu singa bisa digunakan untuk membuat jaket bulu dan kulitnya dapat digunakan
untuk bahan pembuatan karpet.
4. MERAK
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Aves
Ordo : Galliformes
Familia : Phasianidae
Genus : Pavo
Spesies : Pavo muticus
Morfologi
Merak Hijau (Pavo
muticus) memiliki sayap panjang, ekornya panjang runcing, paruhnya pendek
runcing. Fungsi dominan kaki untuk bertengger dan berjalan, jarinya berjumlah 5
( 3 depan, 1 belakang rata dan 1 terangkat), cakarnya runcing
melengkung. Merak Hijau (Pavo muticus) mempunyai bulu yang indah.
Bulu-bulunya berwarna hijau keemasan. Burung jantan dewasa berukuran sangat
besar, panjangnya dapat mencapai 300 cm, dengan penutup ekor yang sangat
panjang. Di atas kepalanya terdapat jambul tegak. Burung betina berukuran lebih
kecil dari burung jantan. Bulu-bulunya kurang mengilap, berwarna hijau
keabu-abuan dan tanpa dihiasi bulu penutup ekor.
Satu kelompok merak
jawa hijau bisa berkisar 30 individu. Karakter burung berbobot badan 3 kilogram
hingga 5 kilogram ini berpoligami. Burung merak jantan suka lebih besar
dan warna-warna bulunya lebih menarik dibandingkan dengan sang betina. burung
jantan sering memperagakan penutup ekornya yang dikembangkan atau bergantian
mengusir jantan lain pada musim kawin. Pada malam hari tidur di atas pohon
gundul yang tinggi. Pada siang hari suka berjalan-jalan di tanah dan bertengger
di atas dahan pohon yang gundul. Satu pejantan merak jawa hijau mengawini
4-7 merak jawa hijau betina. Keunikan lain dijumpai pada tingkat usia populasi
merak jawa hijau dalam suatu kelompok.
Manfaat.
Pemanfaat merak jawa : Burung langka yang indah ini diburu untuk di ambil
bulunya maupun diperdagangkan sebagai bintang peliharaan. Merak hijau jawa banyak dimanfaatkan sebagai
burung hias dan juga dimanfaatkan bulu hiasnya sebagai aksesoris reog ponorogo.
Satu reog ponorogo menggunakan sedikitnya 1.000 helai bulu merak jawa hijau.
Satu ekor merak jawa hijau diketahui memiliki sekitar 150 helai bulu (Hernowo,
2010), sehingga untuk membuat satu reog ponorogo memerlukan sekitar 9-10 ekor
merak hijau.
5. OWA JAWA
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Mammalia
Ordo : Primata
Family : Hylobatidae
Genus : Hylobates
Spesies : Hylobates moloch
Morfologi
Secara morfologi Owa Jawa
memiliki tubuh yang ditutupi rambut berwarna kecokelatan sampai keperakan atau
kelabu. Bagian atas kepalanya berwarna hitam, muka seluruhnya juga berwarna
hitam dengan alis berwarna abu-abu yang menyerupai warna keseluruhan tubuh.
Beberapa individu memiliki dagu berwarna gelap. Warna rambut jantan dan betina
berbeda, terutama dalam tingkatan umur. Umumnya anak yang baru lahir berwarna
lebih cerah. Antara jantan dan betinanya memiliki rambut yang sedikit berbeda.
Panjang tubuh berkisar antara 750 - 800 mm. Berat tubuh jantan antara 4-8 kg
sedangkan betina antara 4-7 kg.
6. RUSA TIMOR
Kingdom : Animalia
Filum : Vertebrata
Kelas : Mammalia
Ordo : Artiodactyla
Family : Cervidae
Genus : Cervus
Spesies : Cervus timorensis
Morfologi.
Rusa timor secara morfologi memiliki warna bulu coklat
abu-abu sampai coklat tua kemerahan dan yang jantan warnanya lebih gelap.
Warna di bagian perut lebih terang dari pada di bagian punggungnya.
Tinggi bahu rusa betina dewasa 100 cm, sedangkan yang
jantan dapat mencapai 110 cm. Panjang badan dengan kepala kira-kira 120 – 130
cm, panjang ekor 10 – 30 cm. Sedangkan bobot badannya dapat mencapai 100 kg.
Rusa jantan dewasa memiliki ranggah atau tanduk yang bercabang tiga, dengan ujung-ujungnya yang runcing , kasar dan beralur memanjang dari pangkal hingga ke ujung ranggah. Panjang ranggah rata-rata 80 – 90 cm, tapi ada yang mencapai 111,5 cm.
Rusa jantan dewasa memiliki ranggah atau tanduk yang bercabang tiga, dengan ujung-ujungnya yang runcing , kasar dan beralur memanjang dari pangkal hingga ke ujung ranggah. Panjang ranggah rata-rata 80 – 90 cm, tapi ada yang mencapai 111,5 cm.
Manfaat
Tanduk rusa digunakan sebagai tonik energi,
menghangatkan dan membuat jantung serta sistem pembuluh darah sehat. Para pakar
TCM seringkali menggunakan tanduk rusa untuk meningkatkan jumlah darah,
khususnya dalam menangani kasus anemia yang muncul akibat kemoterapi. Karena
pertumbuhannya yang cepat, maka bahan tanduk rusa ini dipercaya dapat
meningkatkan pertumbuhan sel darah merah Monoacetyldiglycerides yang merupakan
komponen yang terdapat dalam tanduk, diyakini oleh para ilmuwan dapat
merangsang produksi sumsum tulang dan sel-sel darah merah. Dalam penelitian
menggunakan hewan, suplemen tanduk rusa membuktikan kemampuannya meningkatkan
kekuatan otot jantung, menstabilkan ritme jantug dan mengatur tekanan darah.
Riset beberapa tahun lalu juga menunjukkan, tanduk rusa ternyata juga dapat
digunakan untuk menjadi salah satu alternatif dalam mengatasi osteoporosis
(pengeroposan tulang).
7. KAKAKTUA JAMBUL KUNING
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Aves
Ordo : Psittaciformes
Family : Cacatuidae
Genus : Cacatua
Spesies : Cacatua sulphurea
Morfologi
Burung ini adalah burung yang berukuran sedang, dengan panjang sekitar 35 cm, dari margaCacatua.
Burung ini hampir semua bulunya berwarna putih. Di kepalanya terdapat jambul
berwarna kuning yang dapat ditegakkan. Kakatua-kecil jambul-kuning berparuh
hitam, kulit di sekitar matanya berwarna kebiruan dan kakinya berwarna abu-abu.
Bulu-bulu terbang dan ekornya juga berwarna kuning. Burung betina serupa dengan
burung jantan.
Manfaat
Burung ini digunakan
untuk burung koleksi bagi para kolektor burung hias.
SIMPULAN
Jadi, animalia merupakan suatu takson yang memiliki
ciri-ciri sendiri dari mulai tingkah lakunya, ciri-ciri fisiknya, cara mereka
berburu, mencari makanan untuk kelangsungan hidupnya, serta bagaimana cara
mereka beradaptasi dengan lingkungan sekitar mereka.
Habitat
dunia binatang pun berbeda-beda, ada yang di pohon, di lingkungan dengan suhu
panas atau dingin, di hutan belantara, juga di air.
Hewan-hewan
yang di anggap langka perlulah di lestarikan atau di budidayakan di cagar alam
atau suaka margasatwa agar para binatang yang populasinya minim bisa terjaga
dari pemburu liar.
DAFTAR PUSTAKA